IBX5A70107581C76

Mahasiswa Menuntut HAK

Setelah 4 kali Audiensi UKT dengan Pihak Rektorat Mahasiswa Unsri Akhirnya Melakukan 'AKSI DAMAI'

Astaghfirullah! Perlakuan keji polisi Israel

Muslim Palestina Diserang Polisi Israel saat Melaksanakan Sholat

Lihat! Negara mana saja yang memblokir Telegram

Negara-Negara Pemblokir Telegram

Wajib! Bagi Pengemudi Grab kalau sedang beroprasi (TIPS)

Ini Tips dari Grab untuk Pengemudinya Hadapi Penumpang Berbahaya

Saturday, September 23, 2017

TETAPLAH DIATAS SUNNAH MESKIPUN SEDANG MALAS

Ayo ngaji

TETAPLAH DIATAS SUNNAH MESKIPUN SEDANG MALAS

Dari Abdullah bin ‘Amr Rodhiallahu'anha, ia berkata : Rasulullah Solalallahua'laihi wassalam bersabda :

لِكُلِّ عَمَلٍ شِرَّةٌ، وَلِكُلِّ شِرَّةٍ فَتْرَةٌ، فَمَنْ كَانَتْ فَتْرَتُهُ إِلَى سُنَّتِي فَقَدِ اهْتَدَى، وَمَنْ كَانَتْ فَتْرَتُهُ إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ فَقَدْ هَلَكَ

“Setiap amal memiliki masa-masa semangat, dan setiap semangat memiliki masa tidak semangat (kejenuhan). Maka barangsiapa masa-masa jenuhnya berada dalam sunnahku, sungguh dia telah mendapatkan petunjuk. Dan barangsiapa yang masa-masa jenuhnya tidak berada dalam sunnahku, sungguh ia telah binasa.”

(HR. Ibnu Abi Ashim) dalam as-Sunnah dinilai Shahih oleh Syaikh al-Albani  dalam Shahih at-Targhiib wat Tarhiib no. 56 dan Takhriij As-Sunnah no. 51]

Jadi apa pun keadaan kita baik lagi semangat beramal atau pun lagi tidak semangat, berusahalah untuk tegar di atas Sunnah. Karena inilah benteng dari semua keburukan dan kehinaan.. Dan inilah penyebab hidayah dan kemuliaan dunia-akhirat.

Wa shallallahu 'alaa Nabiyyinaa Muhammad solallahua'laihi wassalam.

Source: WA

Thursday, September 21, 2017

Harus Tahu! Perbedaan orang Islam KTP dan orang yang beriman

💫Assalamu'allaikum WW💫

MENURUT DR HAMKA:

" Jika ingin melihat orang Islam..."

Datanglah ke masjid pada idulfitri dan iduladha

TAPI

Jika ingin melihat orang yang beriman...
Datanglah ke Masjid waktu Subuh.

Itulah nisbah antara orang Islam dengan orang beriman. "

SUBUH YANG MENTERJEMAHKAN DIRI

Jika subuhnya sentiasa dipelihara.
Tanda akan selamat dari neraka.

Jika subuhnya tiada di tinggalkan.
Allah melindunginya dari aral.

Jika subuhnya didahului sunat.
Berganda isi dunia dia mendapat.

Jika subuhnya bergelapan ke musolla.
Di kegelapan akhirat mendapat cahaya.

Jika subuh ke cerah berwirid lagi.
Mendapat pahala umrah dan haji.

NAMUN...

Jika subuhnya tiada dijaga.
Pada wajahnya tiada cahaya.

Jika subuhnya sengaja terlupa.
Tanda imannya tiada bernyawa.

Jika subuhnya terasa berat.
Tanda munafik sudah mendekat.

Jika subuh tiada dipeduli.
Tanda iman menghampiri mati.

Jika subuhnya tiada berjama’ah.
Tanda hidupnya akan hilang barakah.

Jika subuhnya tiada ke masjid.
Tanda imannya ada penyakit.

Jika subuhnya selalu terlewat.
Tanda imannya semakin cacat.

Jika subuhnya diakhir waktu.
Tanda iman semakin kelabu.

Jika subuhnya hari telah siang.
Tanda rezekinya sudah hilang.

Jika di subuh masih berdengkur.
Tanda syaitan memeluknya tidur.


Fikir-fikrkanlah. Semoga memperoleh manfaat.

Ingatkan Diri Sendiri
Ingatkan Family
Ingatkan Sahabat
Ingatkan Masyarakat

Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari tuntunan yang diajarkan oleh DR HAMKA. Aamiin

Saturday, September 16, 2017

Astaga! inilah cara yang dilakukan oleh mafia beras dalam usahannya untuk meraup untung

Senin 24 Jul 2017, 07:36 WIB

Mengungkap Misteri Beras Medium 'Disulap' Jadi Premium

Hans Henricus BS Aron - detikFinance

Foto: Hisyam Luthfiana-detikcom
Jakarta - Dugaan pemalsuan kualitas beras medium jadi premium sedang jadi perbincangan. Peristiwa ini mencuat setelah Satgas Pangan Polri menggerebek gudang milik PT Indo Beras Unggul (IBU) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/7/2017).

Di dalam gudang itu ditemukan tumpukan stok beras seberat 1.161 ton. Beras-beras ini diduga jenis IR 64, yang diolah dan diberi kemasan bagus, serta diberi merek Maknyuss dan Cap Ayam Jago.

Selanjutnya, beras dijual ke pasar ritel modern dengan harga premium Rp 13.700 dan Rp 20.400 per kilogram (kg). Padahal, harga eceran tertinggi beras yang ditetapkan pemerintah hanya Rp 9.000/kg

"Hampir 90% beras di Indonesia adalah IR 64. Benih dan pupuknya disubsidi pemerintah. IR 64 itu hanya Rp 9.000/kg harga eceran tertingginya," kata Ketua Satgas Pangan, Irjen Pol. Setyo Wasisto, kepada detikFinance, Sabtu (22/7/2017).

Senada, Kepala Sub bidang Data Sosial-Ekonomi pada Pusat Data dan Sistem Informasi, Kementerian Pertanian, Ana Astrid, menjelaskan dalam memproduksi beras tersebut, ada subsidi input yaitu subsidi benih Rp 1,3 triliun dan subsidi pupuk Rp 31,2 triliun. Bahkan, ditambah lagi ada bantuan sarana dan prasarana bagi petani dari pemerintah yang besarnya triliunan.

"Di luar subsidi input, ada juga subsidi beras sejahtera (rastra) untuk rumah tangga sasaran (pra sejahtera) sekitar Rp 19,8 triliun yang distribusinya satu pintu melalui Bulog dan tidak diperjual-belikan di pasar," kata Ana dalam keterangan tertulis Kementan, Minggu (23/7/2017).

Marjin 100%

Adapun padi varietas IR 64 merupakan salah satu benih dari Varietas Unggul Baru (VUB). Antara lain varietas Ciherang, Mekongga, Situ Bagendit, Cigeulis, Impari, Ciliwung, Cibogo dan lainnya. VUB ini total digunakan petani sekitar 90% dari luas panen padi 15,2 juta hektar setahun.

"Memang benih padi varietas IR 64 cukup lama populer sejak tahun 80-an, sehingga sering menjadi sebutan tipe beras. Cirinya bentuk beras ramping dan tekstur pulen. Masyarakat sering menyebut beras IR, meskipun sebenarnya varietas VUB-nya beda-beda, bisa Ciherang, Inpari dan lainnya," terang Anna.

Anna melanjutkan, kesukaan petani terhadap IR 64 ini sangat tinggi, sehingga setiap akan mengganti varietas baru selalu diistilahkan dengan 'IR 64' baru. Akibatnya, seringkali diistilahkan varietas unggul baru itu yakni sejenis IR. Apapun varietasnya sebagian petani menyebut benih jenis IR.

"Seluruh beras medium dan premium itu kan berasal dari gabah varietas Varietas Unggul Baru (VUB) yaitu IR 64, Ciherang, Mekongga, Situ Bagendit, Cigeulis, Inpari, Ciliwung, Cibogo dan lainnya. Petani menjual pada kisaran Rp 3.500-4.700 per kilogram gabah," katanya.

Oleh karena itu, menurut Ana, perusahaan tersebut membeli gabah/beras jenis varietas VUB dengan harga beli dari petani relatif sama. Selanjutnya dengan proses atau diolah menjadi beras premium dan dijual ke konsumen dengan harga tinggi.

Ini yang menyebabkan disparitas harga tinggi. Marjin mereka tinggi bisa sampai 100%. Marjin yang diperoleh di atas normal profit, sementara petani menderita dan konsumen menanggung harga tinggi.

"Sementara perusahaan lain membeli gabah ke petani, harga yang sama dan diproses menjadi beras medium dengan harga normal medium," tegasnya.

Penjelasan Mantan Mentan

Merespons temuan Satgas Pangan, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, induk usaha PT IBU, angkat bicara lewat keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/7/2017). Ini dilakukan karena kewajiban Tiga Pilar Sejahtera sebagai perusahaan publik yang terdaftar di BEI.

Emiten berkode saham AISA itu menegaskan, PT IBU membeli gabah dari petani dan beras dari mitra penggilingan lokal, dan tidak membeli atau menggunakan beras subsidi yang ditujukan untuk program beras sejahtera (rastra) Bulog dan atau bantuan bencana atau bentuk lainnya dalam menghasilkan beras kemasan berlabel.

PT IBU memproduksi beras kemasan nasional berlabel untuk konsumen menengah atas sesuai dengan deskripsi mutu Standard Nasional Indonesia (SNI). Memproduksi beras kemasan berlabel berdasarkan standar ISO 22000 tentang food safety dan GMP (Good Manufacturing Product).

Selain itu, mengikuti ketentuan pelabelan yang berlaku dan menggunakan laboratorium terakreditasi sebagai dasar pencantuman informasi fakta nutrisi, dan mencantumkan kode produksi sebagai dasar informasi umur stok hasil produksi.

Komisaris Utama Tiga Pilar Sejahtera, Anton Apriyantono, juga buka suara. Anton mengatakan, soal tudingan mengubah beras IR 64 yang disebut kategori medium menjadi beras premium, perlu dijelaskan IR 64 itu varietas lama yang sudah digantikan varietas yang lebih baru yaitu Ciherang, kemudian diganti lagi dengan Inpari.

"Jadi varietas IR 64 itu sudah jarang. Di lapangan, IR 64 itu sudah tidak banyak," kata Anton kepada detikFinance, Sabtu (22/7/2017).

Anton juga menyanggah IR 64 merupakan beras yang disubsidi. Dia mengatakan, yang disubsidi itu raskin atau beras miskin, yang saat ini disebut beras sejahtera atau rastra.

"Tidak ada namanya beras IR 64 disubsidi, yang ada adalah beras raskin. Subsidi bukan pada berasnya, tapi pada pembeliannya. Beras raskin tidak dijual bebas, hanya untuk konsumen miskin," tutur mantan menteri pertanian (mentan) itu.

Kini, dugaan pemalsuan beras tersebut masih diselidiki polisi, termasuk mengungkap praktik mafia beras. Polisi belum menetapkan tersangka karena masih dalam tahap penyelidikan. Namun, 1.161 ton stok beras di gudang PT IBU sudah disita dengan dipasangi police line.

Kita tunggu saja hasil kerja polisi. Yang jelas, masyarakat tak ingin dibohongi membeli beras dengan harga tinggi tapi kualitasnya tak sebanding.

Sementara Menko Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan tidak ada larangan tertulis mengenai aturan harga jual beras seperti yang dilakukan PT IBU. Namun, Darmin enggan mengomentari lebih jauh dan menyerahkan kasus ini ke pihak berwenang.

"Memang kalau ditanya boleh enggak dia jual beras yang udah disortir pakai merek harga yang umum, ya enggak ada larangannya juga. Seberapa tinggi supaya dia enggak melanggar ya enggak ada aturannya juga. Oleh karena itu, saya lebih baik tidak bicara terlalu jauh tentang kesalahannya apa," tutup Darmin. (hns/wdl)


Dikutip dari : Derik.com

Friday, September 15, 2017

Solusi! Ketika Dilanda Kegelisahan

🍂Kenapa Yah Diri Ini Gelisah...?🍂



🌴🌴🌴
Sahabat, pernahkah sahabat tiba-tiba merasa gelisah tetapi tidak tahu apa gerangan yang menyebabkan hati ini gelisah? Dada serasa terhimpit dan gundah tanpa tahu apa sebabnya. Apa sebenarnya yang mengundang kegelisahan ini?

☘☘☘
Sufyan bin Uyainah pernah ditanya perihal kegelisahan yang datang tanpa diketahui penyebabnya. Beliau menjawab,

 هو ذنب همَمْتَ به في سِرِّك ولم تفعله فجزيت هماًّ به. فالذنوب لها عقوبات السِّرُّ بالسِّرِّ والعلانية بالعلانية

"Itu karena dosa atau maksiat yang engkau ingin lakukan dalam kesendirian dan belum engkau lakukan. Engkau akan ditimpa dengan kegelisahan. Demikianlah hukuman dosa (itu setimpal), dilakukan dalam kesendirian maka hukumannya juga dalam kesendirian, begitu juga jika terang-terangan maka hukumannya juga akan nampak terang-terangan." (Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah 14/111)

🍃🍃🍃
Jadi ketika seseorang berangan-angan bermaksiat atau membayangkan seorang wanita, atau dia hasad dan dengki kepada rekannya serta merencanakan kejelekan untuknya, atau rencana-rencana buruk dan dosa lainnya maka Allah timpakan kegelisahan yang menyesakkan dirinya.

🍁🍁🍁
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﺨَﻴْﺮَ ﻃُﻤَﺄْﻧِﻴْﻨَﺔٌ ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟﺸَّﺮَّ ﺭِﻳْﺒَﺔٌ

"Kebaikan akan mendatangkan ketenangan, sedangkan kejelekan akan mendatangkan kegelisahan." (HR. Al Hakim 2/51, dishahihkan oleh Adz-Dzahabi)

🌱🌱🌱
Oleh karena itu sahabat, solusinya adalah memperbanyak istighfar dalam kesendirian. Karena dosa itu bisa hilang dengan istighfar, sehingga kegelisahan pun akan ikut hilang.

Monday, September 11, 2017

Subhanallah! Saat Terakhir yang menakjubkan

Seorang Dokter Ahli Bedah Dan Pasien Ahli Tahajud


Seorang pemuda berusia 17 tahun dilarikan ke Rumah sakit militer di Riyadh. Sebuah peluru nyasar mengenai tubuhnya. Dalam perjalanan ke rumah sakit, pemuda itu memandang wajah ibunya yang sedang menangis sedih seraya mengatakan, “Wahai ibunda, janganlah engkau bersedih. Aku baik-baik saja. Sesungguhnya aku akan meninggal. Aku telah mencium wanginya bau surga.” Orang tua mana yang tidak terkejut dengan kalimat tersebut dari putra kesayangannya.

Mereka masih berharap putranya dapat diselamatkan. Sesampainya di instalasi gawat darurat, seorang dokter langsung menanganinya. Namun sang pemuda itu berkata kepadanya, “Wahai saudaraku, sesungguhnya aku akan meninggal. Aku telah mencium semerbak harum bau surga. maka janganlah engkau merepotkan dirimu sendiri. Aku hanya menginginkan kehadiran ayah dan ibuku di sisiku.”

Sesuai permintaan pemuda, kini ayah dan ibu telah berada di instalasi gawat daurat. Sebuah senyum kebahagiaan terpancar di wajah sang pemuda. Lalu ia membaca dua syahadat. “Asyhadu an laa-ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhamamadan rasulullah,” kalimat sang pemuda ini sekaligus mejadi kalimat terakhir dalam hidupnya. Ia menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala segera setelah menyelesaikan ikrar syahadat, bahkan ia meninggal dalam posisi telunjuk jari tangannya menunjuk, seperti posisi tasyahud dalam shalat.

Setelah Maghrib, dokter Kholid bin Abdul Aziz Al Jubair bertemu dengan Dhiya’, petugas rumah sakit yang memandikan jenazah pemuda tersebut. Ia menceritakan kondisi pemuda tersebut saat dimandikannya. “Jari telunjukkan membentuk isyarat seperti orang shalat yang sedang membaca tasyahud.”

Selain itu, hal yang paling ajaib adalah, jenazah pemuda tersebut tetap segar. Terlihat segar bugar. Seperti orang yang sedang beristirahat dengan nyenyak. Dokter spesialis bedah itu penasaran. Ia pun menemui orang tua si pemuda dan menanyakan amal apa yang dilakukan oleh putra mereka sehingga ia bisa membaca syahadat di akhir hayatnya, bertasyahud dan jasadnya tetap segar bugar.

“Anak kami,” kata orang tuanya kepada dokter Kholid, “sejak memasuki usia akil baligh, dialah yang selalu membangunkan kami untuk shalat Subuh. Ia sangat rajin qiyamullail dan membaca Al Qur’an. Selalu berupaya menunaikan shalat jama’ah di masjid…” Masya Allah… usianya baru 17 tahun, masih duduk di kelas 2 SMA, tetapi amalnya luar biasa. Pantaslah jika dirinya mendapatkan karunia Allah berupa husnul khatimah dan jenazahnya segar bugar.

Dokter Kholid lantas menceritakan apa yang diketahuinya kepada rekannya yang juga dokter ahli bedah. “Masya Allah… usianya baru 17 tahun? Ia sungguh jauh lebih baik dariku. Mengapa aku tidak belajar darinya?” kata dokter itu. Ia pun kemudian mengambil cuti satu minggu. “Aku ingin melakukan muhasabah,” katanya kepada dokter Kholid.


Dokter Kholid juga menceritakan kepada rekannya yang dokter bedah di Jeddah. Mendengar cerita dokter Kholid, dokter itu menangis. Ia pun berkomitmen untuk memperbaiki diri dan meningkatkan amal-amalnya. “Jika anak berusia 17 tahun saja bisa, mengapa ada alasan bagi kita untuk menunda-nunda ibadah kepada-Nya?”


Saturday, September 9, 2017

Wajib Baca! Pengejar IPK Tinggi

Mana Pilihanmu, Mahasiswa ‘Kupu-kupu’ atau Mahasiswa ‘Kura-kura’?
Oleh: Ema Rosalita

Ini tentang pilihan, pilihan untuk menjadi mahasiswa seperti apa. Kupukupu (Kuliah-Pulang) atau Kura-kura (Kuliah-Rapat), apakah mahasiswa dengan IP 4,00 yang rajin keluar masuk perpustakaan, mahasiswa yang selalu terkantuk-kantuk di kelas, mahasiswa yang kuliah-pulang-kantin-kostan-kampung, mahasiswa yang selalu mengikuti rapat atau organisasi apa saja, mahasiswa yang hanya pamer gaya setiap kali ke kampus, atau tipe mahasiswa-mahasiswa lainnya.

Senyum tersungging di wajah Stella Talitha saat kami bertemu. Gadis kelahiran Bogor 21 tahun yang lalu ini tengah asyik berselancar di dunia maya. Sejenak mengabaikan laptopnya, Stella, begitu panggilan akrabnya bercerita tentang idealismenya dalam dunia perkuliahan.

ema1Stella tercatat sebagai mahasiswi program studi Bahasa dan Sastra Indonesia jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Selama 7 semester kuliah, tidak ada satupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang diminatinya. Perhatiannya hanya tertuju pada kuliah dan tugas-tugas. Mengapa ia enggan berorganisasi? Bukankah sebagai Agent of  Social Control sudah selayaknya mahasiswa aktif dalam berbagai organisasi?

“Mengikuti kata hati. Aku nggak pengin kegiatan organisasi mengganggu kuliah. Soalnya kalau aku lihat, banyak kakak tingkat yang aktif di organisasi baik kampus maupun luar kampus nggak lulus-lulus. Seolah-olah fokus utama mereka hanya ke kegiatan organisasi dan menelantarkan kuliah. Aku nggak mau kayak gitu”, jawab gadis yang hobi nonton film ini.

Ini tentang pilihan, pilihan untuk menjadi mahasiswa seperti apa. Kupu-kupu (Kuliah-Pulang) atau Kura-kura (Kuliah-Rapat), apakah mahasiswa dengan IP 4,00 yang rajin keluar masuk perpustakaan, mahasiswa yang selalu terkantuk-kantuk di kelas, mahasiswa yang kuliah-pulang-kantin-kostan-kampung, mahasiswa yang selalu mengikuti rapat atau organisasi apa saja, mahasiswa yang hanya pamer gayasetiap kali ke kampus, atau tipe mahasiswa-mahasiswa lainnya.

Awal September 2009 merupakan momen penting bagi Stella menjadi mahasiswa. Sudah jelas cita-citanya menjadi guru atau dosen telah memasuki gerbang awal. Lulus tepat waktu dengan predikat cumlaude tentu menjadi targetnya. “Aku pengin bikin orangtua bangga. Nggak masalah aku nggak aktif di organisasi kampus atau istilahnya jadi mahasiswa kupu-kupu, yang penting buat aku sekarang ya wisuda tepat waktu, syukur-syukur sih bisa cumlaude. Amin. hehe”, ucapnya penuh semangat. Meskipun ia hobi main, belanja, dan nonton, ia tetap menomorsatukan kuliah. Terbukti IP nya selalu di atas 3,50, bahkan di semester kemarin ia mendapat IP 4,00. Wow!

“Yang penting bisa mengatur waktu sih antara main sama tugas kuliah. Harus bisa mengatur waktu. Pada dasarnya aku emang nggak suka sama kegiatan-kegiatan UKM atau organisasi gitu sih ya. Hmm, menurut aku IP juga berperan penting buat daftar kerja. Kan kalau daftar kerja gitu yang diliat IPnya dulu. Masalah pengalaman di organisasi mah pasti bisa muncul dengan sendirinya. Nggak apa jadi mahasiswa kupu-kupu yang penting berprestasi. Hehehe”, jelas penyuka novel ini sambil tertawa.

Berbeda dengan Stella, Ase mengutarakan pendapatnya sendiri tentang pilihan menjadi mahasiswa. Pemilik nama lengkap Dery Saiful Hamzah ini aktif dalam kegiatan-kegiatan Himasatrasia (Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia) dan mengikuti acara yang diadakan oleh UKM sejak awal kuliah.

“Ase memang suka berorganisasi. Ya banyak manfaat yang bisa didapat dari aktif di organisasi. Karena kita sebagai mahasiswa kan tidak hanya mengandalkan ilmu akademis tetapi juga pengalaman. Jadi menurut Ase, organisasi itu penting ya sebagai tahap awal kita terjun di kehidupan nyata dan masyarakat.”, kata pria asli Bandung ini.

Untuk membentengi diri dari kesibukan sana-sini, ia mulai mengatur waktu. “Awalnya sih cukup keteteran ya, bingung mana yang harus diutamakan, kuliah atau rapat himpunan. Tapi akhirnya Ase membuat prioritas, kalau sekiranya rapat itu tidak terlalu ‘membutuhkan’ Ase ya  Ase tidak datang. Kalau misalnya ada beberapa rapat dari organisasi yang Ase ikuti, Ase pilih yang paling utama dan penting. Dinikmati sajalah dan pintar-pintar memenej waktu.”ema2

Menjadi mahasiswa tidak hanya mengandalkan ilmu yang didapat dari dosen, berbaur dengan kehidupan nyata juga perlu sebagai bekal terjun di masyarakat. Kampus sebagai sentral kegiatan mahasiswa pasti menawarkan UKM-UKM yang berkaitan dengan mahasiswa. Sayangnya beragam kegiatan ini seringkali mengadakan rapat atau aktifitas yang menyita waktu. Disinilah mahasiswa harus bisa memprioritaskan salah satunya, jangan sampai terjebak dan berakibat pada terhambatnya kelulusan.

“Walaupun sibuk, Alhamdulillah kuliah Ase lancar. Ase juga nambah pengalaman, jadi nanti nggak kaget pas terjun ke masyarakat. Nggak ada salahnya lah kita aktif di beberapa organisasi atau UKM yang diadakan di kampus”, tambahnya lagi.

Selain aktif di kampus, mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tingkat akhir ini juga membuka bisnis katering dan percetakan. Untuk lebih mengasah minatnya di bidang puisi, pria yang memiliki moto hidup adalah masalah, masalah adalah kehidupan kita mulai aktif bersama kelompok musikalisasi puisi bersama beberapa rekannya.

Menjadi mahasiswa adalah pilihan, toh Pemerintah hanya mewajibkan warganya untuk mengenyam bangku sekolah selama 9 tahun. Iya sekolah, ini artinya kita boleh-boleh saja menuntut ilmu sampai bangku kuliah. Ini bukan tentang mahasiswa akademis yang hanya mengejar IP atau mahasiswa yang gemar hura-hura, melainkan tentang bagaimana kita bisa bijaksana dalam menentukan pilihan. Jadi, tipe mahasiswa seperti apakah kalian?

Penulis merupakan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra UPI Bandun
Dalam dunia perkuliahan baik sesudah atau sebelum resmi menjadi seorang mahasiswa baru atau biasa disingkat maba, kalimat "Jangan jadi mahasiswa kupu - kupu" kerap kali diserukan kepada para calon mahasiswa terlebih ketika mereka sedang menjalankan kegiatan orientasi atau ketika para anggota organisasi tengah mengadakan demo perkenalan oraganisasi mereka masing-masing dikampus. Aku rasa sudah banyak yang tau apa itu mahasiswa kupu - kupu, yakni mahasiswa yang kegiatannya hanya kuliah-pulang, kuliah-pulang. Hal ini erat kaitannya dengan kegiatan organisasi yang ada dalam lingkungan kampus, karena bagi mereka yang sama sekali tak ikut serta sebagai anggota organisasi dikampus akan mendapatkan julukan "Mahasiswa kupu-kupu".

Apa yang salah dari Mahasiswa Kupu-kupu ?

Sebenarnya sampai saat ini aku masih belum tau pengertian secara mendalam dari istilah mahasiswa kupu-kupu ini, atau mungkin istilah ini hanyalah sekedar julukan tanpa perlu memberikan penjelasan panjang lebar. Tapi sejujurnya aku sedikit keberatan dengan julukan ini yang seperti mengarah kepada julukan yang negatif, apalagi aku adalah salahsatunya mahasiswa yang sering diberikan julukan "Dasar Mahasiswa kupu-kupu" waaah dan julukan ini sering aku dapatkan ketika masih imut-umutnya disemester satu. Bahkan ketika di lift  kampus pun kawanku tak segan-segan melontarkan kalimat "Laah mahasiswa kupu-kupu sih lo mah diana", karena sering sekali mendapatkan julukan itu akhirnya aku berfikir "Apa sih salahnya jadi mahasiswa kupu-kupu ?" toh aku punya beberapa pendapat yang sepertinya memang tak ada salahnya menjadi mahasiswa kupu-kupu yang kuliah-pulang, kuliah-pulang.

1. Sama-sama menghargai waktu

Jika alasannya sesorang mahasiswa diberikan julukan "mahasiswa kupu-kupu" adalah karena dia sama sekali tak ikut dalam kegiatan organisasi dikampus apakah itu artinya dia tak memiliki kegiatan lain yang bersifat positif diluar lingkungan kampus ?. Ya ketika kita terlibat dalam kegiatan organisasi dalam lingkungan sekolah memang pada dasarnya akan membuat diri ini menjadi berkembang, aktif, mampu bersosialisasi dan lainnya. Lho tapi kan bukan berarti yang tak ikut organisasi juga tak bisa berkembang, aktif ataupun bersosialisasi dengan baik, apalagi kalau bicara mencari pengalaman wah pengalaman juga banyak kok yang bersifat positif diluar lingkungkan kampus.

2. Yakin benar - benar rugi ?

"Rugi lho kalau sama sekali gak ada pengalaman di organisasi kampus". Ya bagiku ukuran rugi tak rugi itu urusan pribadi yang semuanya tak selalu sama dengan orang lain, mungkin untuk beberapa orang memang akan merasa rugi apabila hanya menjadi mahasiswa kupu-kupu dan menyesalinya dikemudian hari. Namun ketika kita lihat kembali beberapa kasus diberita seperti kekerasan yang berkaitan dengan kegiatan didalam organisasi kampus, itu artinya semua kegitan organisasi tak segalanya berjalan dengan baik kan ?. Memang sih semua tergantung kepada diri masing - masing dalam menempatkan diri untuk terlibat atau tidaknya dalam hal negatif dan positif, tapi dari hal itu juga membuktikan bahwa berorganisasi belum tentu mengarahkan kita pada kegiatan bersosialisasi yang baik.

3. Bisa menghargai biaya kuliah

Selain mendapatkan julukan "Mahasiswa kupu-kupu" aku juga sering dibilang kuliah kok cuma buat isi daftar hadir doang. Waduh lengkap banget udah dibilang mahasiswa kupu-kupu eh dibilang kuliah cuma buat absen doang. Nih ya, masalah kuliah untuk sekedar isi daftar hadir atau tidak ya itu bukan masalah selama mahasiswa itu hadir dalam perkuliahan alias bukan mahasiswa tuyul yang hanya ada didaftar hadir aja tapi orangnya entah kemana. Setidaknya mahasiswa kupu-kupu seperti aku ini masih bisa menghargai uang yang dikeluarkan oleh orang tua setiap semesternya untuk biaya kuliah cieee, ya kalau selama kuliah tak ada sama sekali ilmu yang nyangkut ini baru namanya mahasiswa kupu-kupu sesungguhnya, tapi percaya deh walau hanya sedikit ya ada kok ilmu yang nyangkut diotakku hehee. Nah coba kalau kita lihat lagi dengan beberapa mahasiswa yang memiliki kesibukan diluar jam perkuliahan, kadang beberapa dari mereka memang lebih mementingkan kegiatan organisasi daripada jam perkuliahan, wah padahalkan biaya kuliah itu cukup mahal. Sampai aku pernah tertawa ngakak baca status temanku yang kurang lebih seperti ini "Gw salute sama orang yang aktif diorganisasi kampus tapi gak ada manfaatnya sama sekali termasuk buat dia sendiri" wkwkk jadi itu kira-kira ngapain aja ya diorganisasi ?

4. Fokus belajar

Mungkin kesannya lebay banget ya "Fokus belajar" namun memang hal ini juga tak bisa dipungkiri sebagai keuntungan menjadi mahasiswa kupu-kupu. Banyak kegiatan yang pastinya akan membuat seseorang menjadi sangat sibuk ketika melibatkan dirinya dalam suatu oraganisasi dikampus ataupun misalnya nongkrong dulu bareng teman-teman di kafe kampus, hal ini bisa saja menyebabkan kurangnya konsentrasi terhadap perkuliahannya. Nah disinilah sisi baik dari menjadi mahasiswa kupu-kupu, mereka bisa lebih fokus belajar terhadap mata kuliah tanpa tek tek bengek urusan organisasi dikampus ataupun rumpi-rumpi cantik mejeng dikafe kampus. Dan kesempatan untuk "Me time" juga sangat banyak bagi mahasiswa kupu-kupu sehingga bisa dimanfaatkan untuk menghibur diri atau sekedar santai santai sendiri ditaman sambil nulis dikompasiana hehee.

Ingin seperti apapun gaya seorang mahasiswa jelas itu urusan mereka, mereka bebas memilih ingin menjadi mahasiswa kupu-kupu atau bukan. Tulisanku juga bukan termasuk suatu bentuk pembelaan diri karena sering dikategorikan sebagai mahasiswa kupu-kupu ya hehee. Tulisan ini hanya sekedar mengingatkan bahwa tak ada salahnya menjadi sosok mahasiswa yang kerjaanya kuliah-pulang, kuliah-pulang, toh selama hal ini tak merugikan diri sendiri apalagi orang lain jelas bukan masalah. Sepertinya juga julukan mahasiswa kupu-kupu kalau mau diperjelas pengertiannya mungkin julukan ini lebih tepat untuk seorang mahasiswa yang kerjaanya kuliah-pulang, kuliah-pulang tanpa bawa bekal ilmu sama sekali. bener gak sih ? hehee, aku tulis artikel ini bukan untuk menyinggung ya, jadi kalau ada kalimat yang kurang bisa diterima ya aku mohon maaf. Salam....

Tangerang, 11 Maret 2017.

Diana.

Semasa kuliah mungkin kamu berpikir IPK adalah segalanya, penyesalan mungkin baru mulai muncul ketika dihadapkan dengan realitas pencari kerja. Tak banyak yang bisa menambahkan bilangan halamanmu sewaktu sampai ke kolom pengalaman organisasi atau kerja. Banyak kandidat lain yang ternyata punya kualifikasi yang lebih dari kamu, yakni mereka-mereka yang punya banyak hal yang bisa dibanggakan di hadapan HRD perusahaan saat wawancara, yang bukan hanya IPK semata. Mereka yang CV-nya dihiasi dengan pengalaman organisasi (dalam dan luar kampus), pertukaran pelajar, dan bahkan konferensi internasional. Sementara itu kamu yang hanya bisa membanggakan IPK saja, cuma bisa tertunduk jiper.

5. Makanya, kamu tak bisa terlalu idealis dalam memilih pekerjaan. Karena buktinya, makin ke sini makin sedikit lowongan pekerjaan yang menginginkan fresh graduate yang nihil pengalaman

Harus merendahkan standar untuk pekerjaan pertama
Harus merendahkan standar untuk pekerjaan pertama via abcnews.go.com
Banyak perusahaan yang melihat kualitas calon pegawainya tak hanya dari nilai semata. Tapi juga dari pengalaman organisasi yang dimiliki. Bukannya tanpa alasan, perusahaan menilai kalau mereka yang kuliah sembari organisasi biasanya terbiasa multitasking, terbiasa berkompromi, tahu caranya bernegosiasi, dan mampu menghadapi perbedaan sudut pandang saat berdiskusi. Dengan kata lain, mereka yang aktif berorganisasi dinilai lebih tangguh dalam berbagai aspek, ketimbang mereka yang semasa kuliahnya kupu-kupu.

Nah, oleh sebab itu baiknya kamu jangan terlalu idealis milih kerjaan. Untukmu yang masih minim pengalaman, baik pengalaman organisasi atau kerja, cobalah untuk melamar perusahaan startup atau perusahaan yang menyediakan program perekrutan dengan sistem MT (management trainee) yang cenderung membidik calon pegawai yang bisa dibentuk. Maksudnya mereka yang lebih mudah untuk diarahkan sesuai keinginan perusahaan.

6. Terakhir, lebih baik terlambat daripada sama sekali tak mencoba. Mulai sekarang isilah waktu luangmu berburu pengalaman sambil mencari pekerjaan

Misalnya saja dengan mengikuti kelas inspirasi.
Misalnya saja dengan mengikuti kelas inspirasi via isigood.com
Sembari menanti panggilan kerja, kamu bisa mengisi waktumu dengan berkegiatan amal. Nantinya, kegiatan amal ini bisa kamu masukkan dalam CV dan bisa bikin kualifikasimu naik tingkat. Buat kamu yang nggak terbiasa berorganisasi, kegiatan amal bisa kamu jajal demi memperkaya CV-mu. Tenang, kegiatan amal relatif lebih fleksibel kok waktunya. Kamu bisa menjajal Kelas Inspirasi yang biasanya cuma meminta waktumu beberapa hari saja. Atau bahkan jadi relawan NGO lingkungan yang biasanya hanya di weekend saja. Yuk, ikutan! Lebih baik telat daripada nggak sama sekali. Itung-itung isi waktu luang sembari menunggu panggilan wawancara.

Thursday, September 7, 2017

Tulisan yang mengetuk hati mahasiswa

[ Tulisan Mahasiswa ]


AGUSTUS KELABU ~ LAYAKKAH?
By: @mluthfifi
Ex. Wk Presiden Mahasiswa KM UNSRI 2016
-------
Gegabah.
Ayah yang memperkarakan sang anak
Turut duka, atas "mangkat" nurani
Hingga materi dan gengsi membunuh sisi manusiawi

Panik.
Semua sandaran dicari, segala pegangan diraih, seluruh pijakan ditindih.
___________

Pertama, maafkan saya Ayah dan Ibu
Tersebab setahun lalu kita pernah beromantis ria
Namun, kini aku pilih cara romantis yang sedikit berbeda
Tetap saja, aku masih cinta

Beberapa hari lalu tiga mahasiswa (anak) dari kampus kita, (serta-merta) di-nonaktifkan status mahasiswanya
Tanpa pemberitahuan dan klarifikasi
Konon, karena melanggar UU ITE
Saat testimoni video perlawanan memperjuangkan penurunan UKT semester 9

Hari ini, ayah kami mengirim surat cinta langsung ke rumah
Biar tampak gagah dan kuasa
Ancaman DO kepada si anak, dibaca langsung oleh pintu Surga-nya
Aib dan tuduhan tak lupa jadi lampiran
Langit surga mendung siang tadi, oleh secarik kertas
Lagi, tiada jalan klarifikasi

Ayah, tak adakah pintu komunikasi?
Hingga benar-salah sepenuhnya ada di telunjuk ayah?
Telah "mangkat" lah nurani

Esok kita aksi
Menuntut adil di segala sisi
Agar tegak kembali wajah Ibu Pertiwi
__________

Palembang, 2 Agustus 2017

Muhammad Luthfi

Tuesday, September 5, 2017

Ternyata Ini Alasan Hamish Daud Menikahi Raisa

Jakarta - Raisa dan Hamish Daud kini telah resmi menjadi sepasang suami istri. Perjalanan cinta keduanya hingga sampai ke pernikahan cukup terbilang singkat.



Setelah bertunangan pada 21 Mei 2017 lalu, Raisa dan Hamish Daud bersanding di pelaminan pada Minggu (3/9/2017) kemarin. Sebelumnya, Raisa memilih tertutup mengenai kehidupan pribadinya.
Tak heran, banyak orang yang patah hati begitu mengetahui rencana pernikahan mereka. Hamish Daud yang ganteng dan berkharisma, begitu serasi bersanding dengan Raisa, wanita idaman kaum Adam masa kini.


Raisa dan Hamish Daud cukup rapi menyimpan cerita cinta mereka tanpa banyak mengumbar kemesraan ke publik. Bahkan tidak ada yang tahu sebelum menikah, keduanya sempat melakukan foto prewedding.


Mengambil lokasi di Bali, Raisa dan Hamish Daud mengabadikan berbagai pose mesra mereka dengan bantuan fotografer Nicoline Patricia Malina. Seperti yang diunggah akun Instagram @lovebynpm.
Berikut deretan foto mesra Raisa dan Hamish Daud yang dijamin akan membuat siapa pun yang melihatnya, ikut merasa jatuh cinta.

Sourco: Liputan 6

Monday, September 4, 2017

Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

[Bakar SemangatMu Mahasiswa]

Ketika Kritik dibungkam...
Aspirasi ditolak tanpa ditimbang..
dan interperensi - interperensi terus dilontarkan.
ini zaman apa? Orde Baru? Orde lama? Reformasi?

Innalillahi wa innailaihi rojiun...
telah matinya keadilan bangsa ini, ketika suara - suara penuntuk hak diabaikan. Ketika Para Tikus - Tikus berdasi hanya diam dan menertawai sebuah aspirasi.
Kebohongan yang berpedoman jadi andalan.
Pembodohan berkedok kepentingan rakyat.
Begitu mirisnya keadilan bangsa ini.

Yang tahu akan hal tersebut hanya terdiam meratapi.
Melawan hanya akan jadi korban (pikirnya).
Akan tetapi Rezim yang tak akan mati, Rezim yang telah tercatat oleh sejarah adalah Rezimnya Mahasiswa dan pemuda.
Rezim yang tak akan takut pada siapapun atas nama kebenaran.
rezim yang melengserkan penjajahan Negara sendiri.
Maka pastikan kamu salah satu dari Pemuda dan Mahasiswa tersebut, untuk melawan ketidak adilan.

DK

Sunday, September 3, 2017

Lihat! Negara mana saja yang memblokir Telegram

Negara-Negara Pemblokir Telegram



Liputan6.com, Jakarta - Telegram sempat menjadi fitur internet yang digemari pengguna Indonesia maupun dunia. Tapi, Telegram kerap kali digunakan sebagai media komunikasi kelompok-kelompok radikal. Tercatat, 17 aksi radikalisme di Indonesia dirancang melalui media berkirim pesan ini.

Sebut saja teror bom panci di Bandung dan aksi pengeboman serta serangan senjata api di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta. Selain itu, rencana pembunuhan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga terendus di Telegram.

Pemerintah Indonesia pun memutuskan untuk memblokir situs web Telegram serta sejumlah subdomain Telegram, 17 Juli 2017. Namun pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) masih membuka jalur negosiasi dengan pihak Telegram.

Jika Telegram mampu memenuhi sejumlah syarat yang diwajibkan pemerintah, maka mereka punya peluang untuk kembali bisa diakses. Tapi jika tidak, media komunikasi ini harus mencari pengguna di negara lain.

Tapi selain di Indonesia, Telegram pun telah diblokir di sejumlah negara.
Negara mana saja dan apa pemicunya, simak Infografis di bawah ini:

Saturday, September 2, 2017

Hati - Hati Berita HOAX di media Online

Hati-Hati Dengan Berita Ini



Berkali-kali kami mendapati berita yang isinya:

"Palestine dikepung oleh pasukan israel..israel marah krn ktt oki di indonesia menyudutkan israel, mereka melakukan serangan darat ke Gaza... pemimpin Hizbullah, Syed Hasan Nasrullah minta semua muslim utk membaca surah al-Baqarah ayat 26-27 dan surah Yunus ayat 85,86,88 malam ini.. tolong sebarkan.. agar israel hancur.. forward kpd seluruh umat Islam.. saudara seagama telah dikepung tunggu waktu utk di sembelih.. keadaan amat dahsyat.. itu saja jihad kita.... minta tolong dgn sangat kpd sahabat2 sebarkan seluas mungkin....Labbaika Allahuma Labbaika .. minta tolong dgn sangat kpd sahabat2 sebarkan seluas mungkin.
  : Israel rencana akan menyerang dalam masa 24 jam. Jangan stop berdoa ayat2 berikut utk Palestine
La illaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadzdzaalimin. Tolong FORWARD berita ini kpd kaum Muslimin/Muslimat semuanya!!!
Astaghfirullah..........3x, lalu baca:
*Hasbunallahu wa ni'imal wakil, sebanyak 7 kali........
Walaupun tak membaca, tolong forwardkan message ni
Selepas membaca skrg forwards. Dlm brp menit, berjuta orang akan membaca. Tolong foward kpd rekan2 Islam ...atau sebarkan kpd semua rekan2 Islam...ALLAHU akbar

*Catatan Kami Untuk Berita Tersebut*

1. Berita itu sudah tersebar 2 atau 3 tahun yang lalu bahkan bisa jadi sebelum itu. Namun dishare terus menerus, apalagi ketika terjadi gejolak dipalestina, pasti disebar ulang secara berantai oleh setiap orang yang belum paham tentang berita ini. Kami mendapati berita ini di watshap, bbm, dll hampir setiap bulan. Karena berita ini terlihat menyentuh hati dan menjadikan hati terpanggil untuk ikut menyebarkannya, karena rasa simpati terhadap kaum muslimin palestina. Namun sayang, masih sedikit orang yang mengetahui hakikat tentang berita tersebut.

2. Tahukah anda siapa itu pasukan hizbullah? Dan siapa itu Sayed Hasan Nasrullah? Pasukan hizbullah adalah pasukan militer syiah di Libanon dan Sayed Hasan Nasrullah adalah pimpinannya. Baca siapa Sayed Hasan Nasrullah, dia pentolan syiah:

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Hassan_Nasrallah

3. Memang betul dalam pidato-pidato mereka, yaitu para pemimpin syiah, sering sekali dalam pidatonya mengeluarkan kutukan-kutukan terhadap israil, tetapi apakah berarti kutukan tersebut? Apakah ada manfaat untuk kaum muslimin terutama ahlussunnah? Katakan tidak !!! Para pengamat gerakan syiah Indonesia mengatakan, syiah itu berteriak-teriak mengutuk israil, yahudi dan nasrani adalah bualan saja. Untuk meraih simpatisan seolah-olah syiah anti israil dan anti Yahudi. Pertanyaannya, syiah berteriak-teriak mengutuk israil tetapi pernahkah bom, peluru, dan rudal syiah jatuh ke israil? Walau satu kali saja. Pernahkah israil menyerang syiah atau sebaliknya? Yang ada di iran yaitu pusat syiah justru yahudi bertetangga dan bermesraan dengan mereka, kaum ahlussunnahlah yang di bantai, bahkan masjid ahlussunnah tidak tersisa, sebagaimana diceritakan oleh para dubes Muslim Sunny yang pernah kesana.

4. Kalau anda gemar membaca sejarah, siapa pelopor gerakan syiah pertama di zaman sahabat? Yaitu Abdullah bin Saba' seorang Yahudi yaman yang pura-pura masuk Islam, tetapi justru merusak islam dan menebar pemikiran syiah ditengah-tengah umat Islam. Pertanyaannya, mungkinkah syiah bermusuhan dengan israil dan yahudi sedangkan bebuyutan syiah adalah yahudi?

5. Anda sekarang sudah bisa menyimpulkan, siapa sebenarnya pembuat berita di atas? Dan apa tujuan mereka membuat berita tersebut? Mari bersikap hati-hati dalam menangkap berita, bertanya terlebih dahulu kepada orang ahli ilmu sebelum menyebarkannya. Yang sudah menyebar memohon ampun kepada Allah dan sampaikan info ini seluas-luasnya agar saudara kita tidak menyebar berita ini dan tidak terjebak dengan berita itu.

Ini yang bisa kami sampaikan. Mohon maaf jika ada khilaf.

Wallahu A'lam. Semoga Bermanfaat


Akhukum Fiddin:

(Abul Chair, S.Th.I, BA)

Friday, September 1, 2017

Idul Adha 1438 H






Selamat Hari Raya Idul Adha 1438 H

Minalaidzin walfaizin, mohon maaf lahir batin

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html