Setelah 4 kali Audiensi UKT dengan Pihak Rektorat Mahasiswa Unsri Akhirnya Melakukan 'AKSI DAMAI'
Rabu, 26 Juli 2017, 11.00 WIB
Palembang - Terjadi aksi turun ke jalan didekat gedung rektorat Universitas Sriwijaya (UNSRI) yang dilaksanakan oleh ratusan mahasiswa unsri tergabung dalam suatu gerakan aliansi 'Peduli UKT'.
Aksi ini dipicu lantaran ditolaknya audiensi untuk penurunan UKT (Uang Kuliah Tunggal) oleh pihak rektorat yang sudah 4 kali melakukan audiensi namun ditolak mentah - mentah. UKT merupakan sistem baru yang ditetapkan oleh pemerintah untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang dimulai sejak tahun 2013.
Permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa unsri ini ialah ketika mahasiswa UKT telah mencapai masa studi melebihi dari 8 semester sementara UKT ditetapkan hanya 8 semester saja. Karena pada semster 9 kebanyakan dari mahasiswa semester ini telah menyelesaikan masa studinya dan hanya menggambil 'SKRIPSI' saja 'Ujar Salah satu mahasiswa pada semester tersebut. Sehingga diajukkanlah untuk permohonan penurunan kepada pihak rektorat.
Aksi ini dibarengi dengan orasi - orasi dari berbagai mahasiswa lingkungan kampus dan penggalangan dana berupa koin yang nantinya akan diberikan kepada pihak rektorat sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap UKT yang begitu mahal.
Didalam Orasinya Presidem mahasiswa Universitas Sriwijaya menegaskan bahwa aksi ini dilakukan karena suatu sebab dimana setelah audiensi secara baik - baik dengan pihak rektorak audiensi tersebut malah ditolak tanpa memberikan solusi bagi mahasiswa bersangkutan.
"Aksi ini hanya pemanasan saja, ini hanya letupan - letupan kecil untuk nantinya menghasilkan sebuah ledakan besar pada akhirnya. Aksi akan berlanjut lagi dengan ribuan mahasiswa yang akan hadir apabila tidak ada tindakan untuk menurunkan UKT" Ujarnya.







0 comments:
Post a Comment